Tips Memilih Broker Saham Online Termurah

Mari kita hadapi itu, Anda tidak dapat memulai investasi jika Anda tidak memiliki rekening dari pialan saham anda. Sebagai investor pemula, memilih broker yang ideal Anda sering sangat rumit daripada bagi investor yang lebih senior dari tingkat pengalaman yang sama. Memilih broker tidak semua yang berbeda dari memilih saham – membutuhkan banyak pertimbangan yang penuh hati-hati, dan tidak semua broker yang tepat untuk semua investor

imgPahami – Jenis Investor Apakah Anda?
Pilihan Anda dari broker harus dipengaruhi oleh jenis investor Anda. Tidak ada satu perusahaan sekuritas yang baik untuk semua investor, sehingga menentukan gaya investasi Anda sebelum Anda mulai berinvestasi biasanya keputusan yang bijaksana.

Trader Harian
Trader harian tidak memegang saham untuk waktu yang lama. Mereka tertarik keuntungan cepat dan kotor berdasarkan volatilitas harga jangka pendek, dan mereka membuat banyak eksekusi perdagangan selama rentang waktu yang singkat. Jika Anda membayangkan diri Anda sebagai trader, Anda akan ingin mencari broker dengan biaya eksekusi yang sangat rendah, karena biaya perdagangan tinggi dengan cepat bisa makan sampai Anda kembali. Juga, jangan lupa bahwa perdagangan aktif mengambil pengalaman, dan kombinasi dari investor berpengalaman baru dan sering perdagangan sering mengakibatkan hasil negatif. Berdasarkan data dari investorjalanan.com ada sekitar 40 broker saham online yang ada di Indonesia dan anda bisa seleksi dari situ, mana yang memberikan pelayanan lebih baik. Mengingat sudah banyak perusahaan sekuritas yang beredar, sekarang investor punya posisi tawar yang lebih tinggi, jadi anda jangan sungkan untuk tanya-tanya dan riset.

Buy-dan-Hold Investor
Seorang investor buy-and-hold, atau investor pasif, adalah seseorang yang memegang saham untuk jangka panjang. Mereka tertarik membiarkan nilai posisi mereka menghargai selama periode yang lebih lama dan menuai manfaat di kemudian hari. Jika Anda suka diri investor buy-and-hold, perhatian utama Anda akan menghindari broker dengan biaya bulanan. Untuk investor jangka panjang, komisi perdagangan sedikit lebih tinggi harus kurang dari perhatian.

Secara umum tips yang wajib anda ketahui:

  1. Cari yang komisi transaksinya kompetitif – maksimal 0.1% untuk beli dan 0.25% untuk jual. Pilih yang murah namun bukan murahan.
  2. Wajib terdaftar di otoritas jasa keuangan (OJK)
  3. Punya software online trading untuk memudahkan transaksi jual beli online
  4. Mau memberikan konsultasi saham; sebagai bagian dari pelayanan mereka kepada customer.
  5. Jumlah setoran awal yang masuk akal dan terjangkau. Apalagi buat investor yang masih pemula, kadang tidak punya dana besar dan masih baru memulai masuk bursa. Jadi wajar untuk sedikti konservatif. Saran saya sih BNI sekuritas, IPOT, Daewoo, Panin, dll.
  6. Ramah menjawab pertanyaan anda. Apalagi buat yang masih pemula, kadang banyak karyawan broker yang agak cuek. hehe

Kesimpulan:

Tentukan dulu style investasi anda. Apakah yang harian, atau bulanan. Kalau bisa jangan terlalu sering keluar masuk pasar. Karena secara tidak sadar keuntungan anda akan dikikis untuk bayar komisi. Jangan latah dan jangan percaya isu saham orang lain. Lebih baik anda riset sendiri dulu sebelum trading, saham mana yang kondisi teknikal nya bagus; masih dibawah Moving average, dan berpotensi melejit. Itu yang terutama. Selebihnya kontrol emosi anda, cut loss kalau memang perlu. Dan paham trend pasar agar anda tahu timing untuk keluar dan take profit. Sukses selalu.